Minggu, 29 Mei 2016

Tempat Wisata di Kebumen

Kebumen, kabupaten yang satu ini mungkin memang jarang terlintas di benak para penggemar traveling. Tapi jangan salah, Kebumen juga mempunyai banyak tempat - tempat seru yang sangat layak untuk di jelajahi. Sebagai salah satu kabupaten yang berbatasan dengan Samudra Hindia, Kebumen tentu saja punya deretan pantai yang senantiasa menunggu untuk di kunjungi. Walaupun kenyataannya, beberapa pantai di Kebumen masih belum terlalu terjamah.

Kali ini Dambiro Tour & Travel akan mengupas beberapa tempat wisata yang berada di Kebumen - Jawa Tengah. Objek wisata di Kebumen tidak terbatas hanya pada pantai. Di Gombong misalnya, ada sebuah benteng besar berwarna merah yang menjadi salah satu kebanggan warga Kebumen. Benteng peninggalan Belanda ini juga sekaligus menjadi bukti bahwa Kebumen adalah salah satu bagian penting dari sejarah Indonesia. Nah, kalau anda ingin traveling ke Kebumen dan sedang menyusun itinerary, berikut ini adalah tempat - tempat wisata di Kebumen yang berhasil Dambiro Tour & Travel rangkum :

1. Pantai Ayah / Pantai Logending
Pantai Logending atau juga sering disebut dengan Pantai Ayah merupakan salah satu wisata andalan di Kebumen. Jadi wajar kalau pantai ini cenderung ramai dibandingkan beberapa pantai yang lain di Kebumen.


Pantai Ayah memang tidak memiliki pasir putih yang menjadi idaman para penggemar pantai. Namun, pesona pantai ini cukup cantik dan layak untuk dijelajahi. Dikeliling oleh tebing - tebing karang, ombak di Pantai Ayah ini cukup aman untuk berenang meski harus tetap waspada.

2. Pantai Suwuk
Pantai Suwuk juga merupakan salah satu pantai yang cukup ramai dan menjadi salah satu wisata andalan di Kebumen. Setiap harinya pantai ini tak pernah sepi pengunjung. Pantai Suwuk berada di desa Suwuk, kecamatan Puring. Sekitar 50 km dari kota Kebumen. Pantai ini merupakan tetangga sebelah dari Pantai Karangbolong.



Sebagai salah satu objek wisata yang cukup ramai dan terkenal, pantai Suwuk memiliki beberapa fasilitas yang terbilang lengkap. Di pantai ini kamu bisa menjelejah pantai sambil menunggang kuda. Di pantai ini terdapat sebuah pesawat Garuda Boeing 737 yang sekaligus menjadi salah satu daya tarik pantai.

3. Pantai Karangbolong
Tak mau kalah dengan sang tetangga (Pantai Suwuk), Pantai Karang Bolong juga selalu ramai dikunjungi wisatawan. Sama seperti pantai Suwuk, di sekitar pantai Karang Bolong juga sudah terdapat banyak sekali warung.


Meski bertetangga, Pantai Suwuk dan Pantai Karang Bolong terletak di kecamatan yang berbeda. Jika pantai Suwuk berada di kecamatan Puring maka pantai Karang Bolong berlokasi di Kecamatan Buayan. Karakteristik kedua pantai ini juga tidak jauh berbeda yakni memiliki pasir abu - abu serta terdapat banyak batu karang. Pantai Karang Bolong dikelilingi oleh bukit - bukit yang cukup tinggi serta dereta pohon kelapa yang membuat suasana pantainya benar - benar terasa.

4. Pantai Petanahan
Pantai Petanahan memiliki air laut yang cukup jernih dan konon pantai ini pernah menjadi salah satu primadona wisata pantai di Kebumen. Pantai yang terletak di Desa Munggu, Kecamatan Petanahan ini mempunyai sebuah cerita legenda.


Sebelum menjadi pantai Petanahan, pantai ini dulunya bernama Pantai Karanggadung. Menurut cerita legenda yang beredar, dahulu kala ada seorang istri bernama Dewi Sulastri. Ia adalah istri dari Raden Sujono yang merupakan seorang abdi di Pucung Kembar. Ketika Raden Sujono sedang bertugas sang istri diculik oleh Joko Puring yang pernah menaruh hati pada Dewi Sulastri. Dewi Sulastri diculik hingga ke Pantai Karanggadung dan dipaksa untuk menjadi istrinya. Namun Dewi Sulastri tetap menolak hingga akhirnya datanglah Raden Sujono menyelamatkan Dewi Sulastri.

5. Pantai Menganti
Pantai yang satu ini juga punya cerita legenda kisah percintaan. Dikisahkan, pada jaman dahulu ada seorang panglima perang Majapahit yang menjalin cinta dengan seorang gadis. Namun, cinta keduanya tidak mendapat restu hingga akhirnya sang panglima memutuskan untuk kabur.


Keduanya berjanji untuk bertemu di pantai ini. Namun, sepanjang hari menunggu sang pujaan hati tak juga muncul dan meninggalkan pangeran dalam penantian. Hingga muncullah nama “Menganti” sebagai nama dari pantai ini. Pantai ini memiliki pesona yang sangat cantik dan sangat natural. Pantai ini masih sangat sepi sehingga sangat cocok untuk kamu yang suka menjelajah. Di sekitar pantai ini ada sebuah mercusuar peninggalan jaman Belanda yang bisa digunakan untuk melihat luasnya Samudra Hindia.

6. Pantai Karang Agung
Jangan mengharapkan adanya pasir putih di pantai yang satu ini karna harapanmu pasti akan sia - sia. Jangankan pasir putih, sekedar pasir saja sulit ditemui di pantai ini. Meski demikian, bukan berarti pantai ini tak layak untuk dikunjungi. Justru itulah yang menjadi daya tarik pantai ini.


Pantai Karang Agung dipenuhi oleh batu - batu karang di sepanjang pantai. Sedikit menjolok ke laut berdiri sebuah batu karang yang cukup besar. Pantai ini sangat sepi pengunjung karna konon dikeramatkan oleh penduduk setempat. Namun, bukan berarti tak boleh dikunjungi. Justru karna sepi, pantai ini sangat pas untuk mengasingkan diri dari keramaian.

7. Pantai Pecaron
Pantai Pecaron memang tidak terlalu luas. Namun suasana disana terasa sangat menyenangkan karna masih sangat sepi dan natural. Pantai ini berada di kecamatan Ayah. Sama dengan pantai Meganti dan pantai Logending.


Seperti pantai - pantai lain di Kebumen, pantai ini memiliki pasir berwarna abu - abu namun cukup bersih dikarenakan tidak banyak wisatawan yang datang kesini. Dengan kondisi demikian (sepi), pantai ini sangat cocok untuk kamu yang menyukai pantai yang tidak terlalu ramai.

8. Goa Barat
Untuk kamu yang menyukai caving, sepertinya wajib untuk melakukan penjelejahan Goa Barat. Sebuah goa super keren yang terdapat di Desa Jatijajar, Kecamatan Ayah. Goa ini benar - benar alami dan memiliki pesona luar biasa. Dambiro Tour & Travel dapat membantu anda untuk menyusuri goa ini. Dengan paket wisata yang di tawarkan Dambiro Tour & Travel, perjalanan wisata anda menjadi lebih menarik.



Di kedalaman goa ini terdapat air terjun yang mengalir indah setinggi kurang lebih 32 meter. Pesona stalaktit dan stalakmit di goa ini akan membuat mulut tak henti - henti mengucap kekaguman. Untuk menjaga kondisi goa agar tetap natural, pengunjung goa dibatasi. Biasanya hanya diperbolehkan 10 orang dalam satu kunjungan. Itupun dengan seorang pemandu. Goa ini dibuka untuk tujuan wisata minat khusus pada tahun 2012 yang dikelola oleh masyarakat setempat.

9. Curug Silancur
Beralih ke wisata air terjun. Di Kebumen ada sebuah air terjun super cantik bernama Curug Silancur. Sebuah air terjun alami yang lokasinya belum begitu diketahui banyak orang
Penjelajah sejati wajib mengunjungi air terjun ini.


Air yang jatuh dari ketinggian tebing terasa menyegarkan. Ditambah lagi dengan suasana yang masih sangat sepi karna aksesnya yang tak mudah. Air terjun ini belum dikelola sebagai objek wisata komersial murni. Belum ada loket penjual karcis. Yang ada sementara ini hanyalah penitipan sepeda motor.

10. Waduk Sempor
Waduk Sempor merupakan sebuah waduk cantik yang menawarkan indahnya pesona alam di sekelilingnya. Hijaunya pemandangan di sekitar waduk mampu menghadirkan kesejukan di mata dan pikiran.


Waduk Sempor berada di Desa Sempor, kecamatan Sempor. Sekitar 4 km dari Gombong. Waduk ini mulai dibangun pada tahun 1958 dan selesai tahun 1978. Waduk Sempor mampu menghadirkan kesejukan di tengah udara kebumen yang relatif panas.

11. Benteng Van der Wijck
Benteng berwarna merah ini merupakan sebuah peninggalan Belanda. Dibangun pada abad ke-18. Benteng ini merupakan salah satu saksi bisu sejarah Indonesia yang sangat panjang. Luas Benteng Van der Wijck ini sekitar 3.606 m² dengan tinggi mencapai 9,6 meter.


Benteng ini mempunyai beberapa barak yang dulunya adalah barak para tentara. Konon benteng ini dulu pernah dijadikan tempat sekolah militer. Saat ini fungsi benteng Van der Wijck adalah murni untuk wisata sejarah. Di atas atap benteng terdapat wahana kereta mini yang bisa digunakan pengunjung untuk berkeliling mengitari benteng sambil menikmati pemandangan benteng dari atas

12. Bukit Pranji
Untuk kamu yang ingin mencari panorama sunrise di Kebumen, Bukit Pranji menjadi tempat yang sangat pas. Di tempat ini kamu bisa menikmati pemandangan sunrise yang sangat luar biasa cantik. Tempat ini menjadi lokasi favorite di Kebumen untuk menikmati sunrise.


Bahkan, ada juga yang sengaja mendirikan tenda dan bermalam di bukit ini demi menikmati indahnya matahari pagi yang menyembul dari ufuk timur. Lokasi bukit ini berada di Desa Pengaringan, Kecamatan Pejagoan.

13. Goa Jatijajar
Kecamatan Ayah sepertinya menjadi penyumbang terbanyak objek wisata di Kebumen. Selain pantai Meganti, pantai Logending hingga Goa Barat, masih ada lagi objek wisata lain disana yakni Goa Jatijajar. Goa Jatijajar ini cukup terkenal di luar Kebumen.


Goa Jatijajar adalah sebuah goa kapur yang panjangnya sekitar 250 meter dengan tinggi rata - rata 12 meter. Goa ini berada pada 50 meter dari dasar laut. Goa jajar merupakan salah satu objek wisata unggulan di Kebuman. Jadi, penjelajahanmu di Kebuman akan terasa kurang lengkap tanpa mengunjungi tempat yang satu ini.

Bagaimana, sangat menarik semua bukan? Ayo segera tentukan tempat wisata mana saja yang ingin anda kunjungi. Jika masih bingung, Dambiro Tour & Travel dapat membantu anda untuk menemani perjalanan wisata anda di Kebumen. Segera hubungi tim marketing Dambiro Tour & Travel untuk mendapatkan harga penawarannya.
Bagikan artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan lupa berkomentar di sini ya